A. Perintah Linux Shell
Sabtu, 28 Maret 2015
Minggu, 15 Maret 2015
SISTEM OPERASI
BASIC COMMAND LINUX
Assalaamu’alaikum…
Sobat blog yang baik hati…jumpa lagi bersama saya, Ghina
Aouliyatul Faizah. Ceritanya…saya mau berbagi ilmu nih buat sobat blogger setia
hehe
Naah, pada penasaran kan…saya mau berbagi ilmu apa? Langsung
aja yuks, cekidoot…
Pada kesempatan ini saya mau berbagi ilmu tentang sistem
operasi sobat. Tapi, sebelum saya bahas terlalu mendalam tentang sistem
operasi, kita kenali dulu tentang LINUX dan UNIX. Buat orang yang awam sama
teknologi mungkin baru denger kali yaaa…sama sih seperti saya yang baru
mengenal juga pertama kalinya di bangku kuliah, tepatnya di jurusan yang saya
pilih sekarang yaitu Pendidikan Ilmu Komputer. Looh ko jadi curhat ya? Hehe. Ya
udah langsung ke intinya aja yaa…
Apa itu LINUX?
Linux adalah
sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari
Universitas Helsinki Finlandia sebagai proyek hobi mulai tahun 1991. Ia
menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama
dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC. Baru pada tanggal 14 Maret 1994
versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.
Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di-port ke
beragam platform, antara lain: Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC,
dan lain sebagainya. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform
perangkat keras.
Linux termasuk
sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode
sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan
mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU(General Public License).
Terus…apa sih gunanya Linux?
Kegunaan Linux
diantaranya:
1.
Jaringan
2.
pengembangan
software, dan
3.
sebagai
end-user platform.
Kenapa harus Linux?
Selama ini Linux
menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan
harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain.
Naah, selain itu Linux juga memiliki berbagai macam
distribusi, diantaranya: Stackware, Debian, RedHat, S.u.s.e., Caldera, ataupun
Turbo Linux.
Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) digunakan sebagai rujukan
kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang didalamnya selalu
disertakan program-program lain yang mendukung sistem operasi ini. Contoh
program-program tersebut adalah Web
Server, Bahasa Pemrograman, Basis Data, Tampilan Desktop (Desktop Environment)
(seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi/software perkantoran (office suite)
seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric, dan lainnya.
Oke sobat…begitulah penjelasan tentang Linux. Jadi, dapat
disimpulkan bahwa Linux itu merupakan sebuah sistem operasi atau bagian dari
sistem operasi, tanpa Linux maka sistem operasi tak aka nada sobat. Selain itu,
Linux juga ada hubungannya dengan Unix. Ternyata Linux merupakan klon dari Unix
atau bisa dibilang anaknya Unix gitu deh sobat. Hehe ^_^
Naah, setelah kita tahu tentang Linux, kita lanjut ke pedekate
sama induknya dari Linux yuk sobat. Cieee pedekate hihi
Iyalaaah harus doong pedekate sama induknya juga, masa kita cuma
kenal sama anaknya aja. Kan sebelumnya sudah dijelaskan, Linux itu anaknya dari
Unix. Oleh karena itu, kita juga harus kenal sama Unix sobat…yuks cekidot ^_^
Apa itu Unix?
UNIX adalah
kumpulan program yang berperan sebagai penghubung antara komputer dan user.
Kernel adalah program komputer yang bertugas dalam mengalokasikan system
resources dan mengkoordinasi dari semua proses internal komputer. User
berkomunikasi dengan kernel melalui sebuah program yang disebut shell. Shell
adalah command line interpreter, shell mentranslate perintah yang diberikan
oleh user dan mengubahnya ke bahasa yang dikenali oleh kernel.
Unix dikembangkan
di tahun 1969 oleh grup dari pekerja AT& T di Bell Laboratory, didalam
pengembangan itu terlibat juga Ken Thompson, Dennis Ritchie, Douglas McIlroy,
dan Joe Ossanna.
Banyak sekali
jenis-jenis Unix yang tersedia di pasaran. Beberapa contoh yang banyak dikenal
dan digunakan adalah Solaris, AIX, dan BSD. Linux adalah salah satu contoh dari
Unix-Like Operating System yang tersedia secara bebas dan gratis.
Unix bersifat multiuser system karena beberapa orang bisa
mengakses komputer yang terinstall Unix pada saat bersamaan. Unix bersifat
multitasking karena user bisa menjalankan banyak program pada satu waktu.
Pusing juga ya sobat blogger kalo baru tahu dan kenal sama
Unix. Ribet deh *_*
Ya udah pahami sedikit-sedikit aja sobat, nanti juga lama
kelamaan jadi ngerti ko ^_^
Penting!
Lanjut nih, kita bahas ke komponen dari Unix. Berikut
Komponen-komponen dari Unix:
1.
Kernel, jantung dan bagian inti dari sistem operasi. Kernel
berinteraksi dengan hardware dan berbagai tugas seperti manajemen memori,
penjadwalan tugas, dan manajemen file.
2.
Shell, fasilitas yang memproses request kita kepada sistem
operasi. Ketika mengetikan perintah di terminal, shell akang menerjemahkan
perintah tersebut dan memanggil program yang kita inginkan sesuai dengan
perintah yang kita ketikkan di terminal. Beberapa shell yang terkenal dan yang
tersedia di berbagai varian Unix antara lain C Shell, Bourne Shell, dan Korn
Shell.
3.
Command and Utilities, dalam sebuat sistem operasi terdapat
berbagai perintah dan fasilitas yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari
dalam penggunaan komputer. Di dalam Unix terdapat command and utilities built
in yang sudah terpasang secara default. Kita juga bisa menambahkan
perintah-perintah tersebut denganmemasang 3rd party software yang sesuai dengan
kebutuhan kita.
4.
Files and Directories, sebuah cara Unix untuk mengelola data
menjadi sebuah file, dan mengelola file kedalam sebuah direktori.
Direktori-direktori ini dikelola kedalam struktur pohon yang disebut dengan
file system .
Karena linux berasal
dari UNIX menggunakan antar muka baris perintah (command line), maka antarmuka
pengguna berbasis grafik dengan jendela, ikon dan menu pada linux dibangun di
atas dasar antarmuka baris perintah.
Pengguna
Linux memang tidak diwajibkan untuk memahami perintah dasar Linux, namun
sebagai pembelajaran mengenai proses didalamnya perintah dasar Linux menjadi
sesuatu yang patut untuk dipelajari.
Seperti
apa sih perintah dasar dari Linux? Yuk kita pahami bersama!
Untuk memahami
perintah-perintah dasar Linux ini, maka dengan cara eksekusi menggunakan
Terminal/Console. Cara membuka jendela Terminalnya dengan beberapa cara yang
bisa kita lakukan:
1. Dash
Menu | ketikan “terminal” | klik terminal.
2. Menggunakan
shortcut [CTRL] + [ALT] + [T]
Setelah
itu, jendela terminal akan terbuka. Seperti dibawah ini, sobat…
Gambar
1.
Selanjutnya
kita akan mencoba perintah-perintah yang lainnya. Yuks lanjuut…
Berikut adalah Perintah-Perintah
Dasar untuk Penanganan File
1. mkdir nama_folder : untuk membuat sebuah
folder
2. ls :
untuk menampilkan isi direktori. Macam-macam perintah ls;
• ls /direktori/ehm : memperlihatkan daftar file dari
/direktori/ehmketika kita sedang berada di direktori sekarang.
•
ls –l :
memperlihatkan daftar file disertai dengan atribut seperti pemilik, permission,
ukuran, dan tanggal modifikasi .
•
ls –a :
memperlihatkan daftar file dan file tersembunyi di dalam direktori sekarang
tanpa atribut apapun .
•
ls –al :
menggabungkan opsi perintah -l dan -a untuk ls .
3. cd
direktori_tujuan : untuk berpindah ke direktori lain. Perintah cd juga memiliki parameter lain untuk
berpindah ke folder, diantaranya:
• cd direktori/
→ pindah direktori ke direktori yang
berada di dalam direktori sekarang.
• cd → pindah ke direktori home.
• cd ~ → pindah ke direktori home.
• cd .. → pindah satu direktori ke direktori teratas atau kembali ke
direktori sebelumnya.
• cd ../../n → pindah n direktori sebelumnya.
•
cd /direktori/sesuatu → pindah ke direktori tanpa harus mundur
ke direktori sebelumnya. Akan pindah jika direktori tersebut ada dan penulisan
nama direktorinya benar . Contoh:
cd /media/sda6/data/kumpulan3gp
perintah
diatas akan membuat kita berpindah ke direktori “kumpulan3gp” yang berada di
folder media/sda6/data.
4. pwd : untuk menampilkan
tempat direktori yang aktif
5. cp file_yang_akan_disalin
direktori_tujuan: untuk menyalin file.
• cp file /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi
file tertentu ke direktori tertentu
• cp -r folder /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi
folder tertentu secara rekursif ke direktori tertentu
• cp *.extension /path/ke/direktori/sesuatu → mengkopi
file –file yang berekstensi tertentu ke direktori tertentu
• cp nama*
/path/ke/direktori/sesuatu → mengopi file –file yang namanya
diawali dengan 'nama'ke direktori
tertentu.
6. mv file_yang_akan_dipindahkan
direktori_tujuan : untuk memindahkan file
atau mengganti nama file, contoh:
mv nama_file_lama.ehm nama_file_baru.ehm. Perintah ini juga hamper sama dengan perintah cp.
7. rm : untuk menghapus file. Penghapusan file berbagai macamnya,
diantaranya;
•
rm file → menghapus file
•
rm -r folder→ menghapus folder
• rm -rf folder→ menghapus
folder secara paksa
8. find nama_file/folder_yang_akan_dicari
: untuk mencari file
dalam direktori.
Perintah Dasar dalam
Pemrosesan Teks
1. cat :
untuk melihat
isi file. Contoh cat nama_file.ehm
2. wc
nama_file.txt : untuk menampilkan
jumlah baris, jumlah kata, dan ukuran file (dalam byte) suatu file
Perintah Dasar dalam Sistem Administrasi
1. sudo
nama_perintah : untuk menjalankan perintah/program sebagai super
user. Terkadang suatu perintah/program di dalam linux harus dijalankan dengan
menggunakan super user (untuk alasan keamanan). Untuk melakukan itu sobat-sobat
bisa menggunakan perintah Contoh: sudo
halt
2. whoami :
untuk melihat user yang sedang aktif
Perintah Dasar dalam Manajemen Pemrosesan
1. ps
aux : untuk menampilkan proses yang sedang berjalan.
2. Kill : untuk mengakhiri proses yang sedang
berjalan. Macam-macam perintah kill;
• kill PID → membunuh
sebuah proses yang memiliki PID tertentu
• kill program→ membunuh
sebuah proses yang memiliki nama tertentu
• killall program→ membunuh
semua proses yang memiliki nama tertentu
3. lsusb : untuk menampilkan daftar perangakt yang
ditancapkan di port USB
4. clear : untuk membersihkan tampilan terminal
5. reboot :
untuk merestart sistem
6. shutdown/halt : untuk mematikan sistem
7. Ishw :
untuk menampilkan daftar
hardware. catatan: perintah ini harus dijalankan sebagai super user.
8. uptime : untuk menampilkan lamanya sistem telah
berjalan
9. bc : untuk menggunakan kalkulator di
dalam terminal
Naaahh seperti itulah belajar tentang sistem operasi dan mengenal
perintah-perintah dasar dari Linux sobat…semoga dapat di implementasikan dengan
baik yaa ^_^
MANAJEMEN PROSES
Sekarang…kita
lanjut ke manajemen proses nih…
Ngomongin tentang
manajemen proses, kita harus tahu dulu pengertian dari manajemen prosesnya
terlebih dahulu sobat. Apa sih manajemen proses itu? Manajemen proses adalah program yang sedang dieksekusi. Jika kita
sudah mengenal Linux atau sistem operasi, setiap programnya merupakan sebuah
proses. Perlu sobat blogger ketahui, proses dapat diciptakan dan dapat
dimusnahkan juga.
Saat sistem
operasi GNU/Linux pertama kali diaktifkan, saat itu pula proses yang
bertanggung jawab untuk memuat kernel
diciptakan. Proses yang pertama kali diciptakan di Linux disebut init.
Konsep proses di Linux memiliki kemiripan dengan konsep file permission. Dalam
pengertian setiap user hanya dapat memanipulasi proses yang menjadi miliknya.
Setiap proses juga memiliki PID atau Process ID yang merupakan nomor unik yang
dapat digunakan untuk berinteraksi dengan proses bersangkutan.
Begitu sobat
blogger…sudah paham kan? Pasti paham doong…kan sobat blogger pinter ^_^
Yuk ah dilanjut!
Pada manajemen
proses terdapat 4 konsep dasar, diantaranya:
- Multiprogramming, salah satu teknik
penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai
ia melakukan operasi yangmembutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar
(external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai
komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas
lainnya.
- Pseudoparallelism, eksekusi proses
secara paralel pada sistem.
- Multiprcessing, kemampuan
pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Istilah ini juga dapat
merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor
dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.
- Distributed
Processing,
Mengerjakan semua proses pengolahan data secara bersama antara komputer
pusat dengan beberapa komputer yang lebih kecil dan saling dihubungkan
melalui jalur komunikasi.
Model-model proses:
- Sequential Proses.
- Multiprogramming.
- CPU S
Operasi –operasi pada Proses
:
• Penciptaan proses (create a process).
• Penghancuran/terminasi proses (destroy a process).
• Penundaan proses (suspend a process).
• Pelanjutan kembali proses (resume a process).
• Mem-block proses.
• Membangunkan proses.
• Menjadwalkan proses.
• Komunikasi Antar Proses.
Berikutnya, kita akan mengimplementasikan
beberapa operasi –operasi pada proses dengan menggunakan terminal. Cekidooottt…
Perintah-perintah proses di linux
1. $ ps :
untuk melihat kondisi
proses yang ada. PID adalah Nomor Identitas Proses, TTY adalah nama terminal
dimana proses tersebut aktif, STAT berisiS (Sleeping) dan R (Running), COMMAND
merupakan instruksi yang digunakan.
2. $
ps u : untuk melihat faktor/elemen
lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan
oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan
proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage)
adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut
diaktifkan.
3. $
ps -u <user> : untuk mencari
proses yang spesifik untuk pemakai. Mencari proses lainnya gunakan opsi a,au
dan aux;
· $ ps –a
· $ ps –au
· $ ps –aux
- $ top :
untuk melihat proses yang sedang berjalan
5. $ htop : untuk melihat
proses yang sedang berjalan, namun perintah ini lebih khusus atau memudahkan
pemakai untuk lebih cepat menemukan proses yang sedang berjalan dengan
ditandainya block berwarna pada proses yang sedang berjalan tersebut. Perintah
ini hanya bisa dijalankan jika htop sudah terinstall. Catatan :untuk install
htop ketik command sudo apt-get install htop(perlu koneksi internet).
6. $
ps : untuk menampilkan hubungan
proses parent dan child. Perintah ini juga bermacam-macam, diantaranya;
·
$ ps
-eH Menampilkan hubungan proses parent dan child
·
$ ps
-eF Menampilkan hubungan proses parent dan child serta letak prosesnya
7. $ pstree :
untuk menampilkansemua proses pada sistem dalam bentuk hirarki parent/child
8. $
kill :
untuk menghentikan suatu proses/job. Untuk menghentikan suatu proses, bisa
dengan PID atau nama prosesnya. Contoh:
$ kill
<PID> contoh: kill 1908
$ pkill
<nama proses> contoh : pkill firefox
- $ renice<prioritas> <PID> : untuk mengubah prioritas suatu proses
Okeee sobat blogeeerr…begitulah belajar Perintah-Perintah
dasar Linux, dan Manajemen proses dalam sistem operasi. Sekian berbagi ilmunya
sobat. Kalo ada kesalahan, mohon dimaafkan yaa, kita sama-sama baru belajar ^_^
Semoga bermanfaat ^_^
Wassalaamu’alaikum…
Rabu, 11 Maret 2015
INSTALASI UBUNTU 14.04 DUAL BOOT DENGAN WINDOWS
Ubuntu merupakan salah satu
distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal
dari filosofi dari Afrika
Selatan yang berarti
"kemanusiaan kepada sesama". Ubuntu dirancang untuk kepentingan
penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai
secara luas.
Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
1. Bisa gratis
2. Membuat user menjadi kreatif
3. Proses start-up dan akses Internet yang lebih cepat
4. Dukungan dari komunitas Ubuntu yang sangat luas.
Bagaimana cara installnya??? Download di sini aja.
https://drive.google.com/file/d/0B6VFmFX6cPDqNHNFVmNHR01RdjA/view?usp=sharing
Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Ubuntu Versi 14.04 “Trusty Tahr”
merupakan distribusi Linux yang paling populer menggunakan user interface Unity
yang khas dan disesuaikan. Trusty Tahr merupakan edisi dengan dukungan jangka
panjang “Long Term Support” (LTS) selama 5 tahun, berupa dukungan keamanan berikut jalur upgrade
yang lebih mudah dibandingkan rilis versi LTS (12.04) sebelumnya.
Alasan menggunakan ubuntu:1. Bisa gratis
2. Membuat user menjadi kreatif
3. Proses start-up dan akses Internet yang lebih cepat
4. Dukungan dari komunitas Ubuntu yang sangat luas.
Bagaimana cara installnya??? Download di sini aja.
https://drive.google.com/file/d/0B6VFmFX6cPDqNHNFVmNHR01RdjA/view?usp=sharing
Selasa, 09 Desember 2014
KONSEP TEKNOLOGI
Perkembangan
zaman yang semakin maju menyebabkan tuntutan teknologi yang sesuai dengannya.
Oleh karena itu manusia sebagai pencipta teknologi harus selalu berpikir dan
menemukan hal yang bisa menjadi suatu penemuan baru, sehingga dapat bermanfaat
bagi manusia di kehidupannya. Dengan demikian, kita perlu memahami tentang
konsep teknologi. Pada pembahasan konsep teknologi, yang perlu kita pahami
yaitu pertama, tentang pasar dan strategi pemasaran sebuah teknologi, kedua
testing whitebox dan blackbox, ketiga maturity of product atau siklus hidup
produk yang biasa dikenal dengan sebutan Product Life Cycle, dan yang terakhir
adalah matriks ruang dan waktu. Namun, sebelum membahas keempat hal tersebut, kita
perlu tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan konsep teknologi?
A.
Pengantar
Konsep Teknologi
Konsep adalah peta perencanaan untuk masa depan
sehingga bisa dijadikan untuk melangkah ke depan. Sedangkan teknologi, secara
etimologis yaitu serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan
pembuatan suatu objek, atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan tentang
prinsip-prinsip atau metode dan seni. Dapat disimpulkan bahwa konsep teknologi yaitu perencanaan
serangkaian pembuatan suatu objek dengan adanya suatu prinsip sehingga bisa
dijadikan alat untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik dari sebelumnya.
Menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) teknologi
berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering).
Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering
yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita
tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi
ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.
Sedangkan rekayasa, menyangkut hal pengetahuan objektif (tentang ruang, materi,
energi) yang diterapkan di bidang perancangan (termasuk mengenai peralatan
teknisnya). Dengan kata lain, teknologi
mencakup teknik dan peralatan untuk menyelenggarakan rancangan yang didasarkan
atas hasil sains.
Seorang engineers memiliki sikap sebagai berikut:
1. Membuat sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya
2. Mencoba memahami apa yang sudah ada di alam
(nature).
3. Menciptakan teknologi.
4. We live in a “man-made world”.
5. Harus tahu masalah dan mencari solusinya.
Jadi, dalam konsep teknologi, kita harus mengetahui
masalah yang ada pada perkembangan teknologi dan mengetahui solusi untuk
pemecahan masalahnya. Setelah kita memahaminya, maka kita perlu menciptakan
sebuah teknologi untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam memecahkan berbagai
masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Seperti apakah teknologi itu? Sebenarnya dari kita
masih umur 6 tahun pun sudah mengenal teknologi, misalnya kita menggunakan
pensil untuk menulis, buku, dan lain-lain. Teknologi dari zaman ke zaman
semakin canggih misalnya di zaman sekarang tidak jarang kita melihat anak yang
masih berusia 9 tahun pun sudah mengenal dan mengerti cara menggunakan tab atau smartphone. Dengan kata lain, teknologi kini sudah merajai
kehidupan manusia.
B.
Pasar
dan Strategi Pemasaran Teknologi
Dalam
sebuah teknologi, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pasar. Bagaimana
keadaan teknologi tersebut di pasaran? Mengapa teknologi tersebut banyak dikenal
dan digunakan oleh masyarakat? Bagaimana strategi pemasarannya, sehingga
teknologi tersebut banyak digunakan oleh masyarakat? Berikut adalah strategi
pemasaran yang perlu digunakan agar teknologi yang dibuat banyak digunakan oleh
masyarakat:
1. Harus Berbeda Dan Kompetitif
Teknologi
yang dibuat harus dapat
memenuhi ekspektasi konsumen dan memiliki added value atau nilai lebih
yang dapat menjadi pembeda dari produk yang serupa. Selain differensiasi, dari
segi kompetitif yaitu selain memiliki nilai lebih dimata
konsumen, produk tersebut juga harus memiliki nilai yang kompetitif baik dari
segi harga maupun spesifikasinya.
2. Update
Software
Update
software yang dimaksud disini adalah, misalnya Apple akan memberikan update
software untuk iPhone, sepanjang speks hardware mendukung. Mungkin strategi in dapat ditiru oleh android karena banyak
vendor yang membuat dan menjual Android. Saat tiba Android versi baru, tak
semua vendor memberikan update untuk perangkat Android mereka.
3. Murah namun tidak murahan
Di Indonesia handphone murah
sangat digemari, baik itu dari brand terkenal maupun brand yang kurang
terkenal, hal ini harus dapat dimanfaatkan oleh suatu produk teknologi. Namun kepuasan konsumen juga harus
dipertahatikan. Suatu produk
teknologi seperti smartphone harus bisa membuat smartphone-smartphone yang murah namun tidak murahan.
4. Kepuasan konsumen
Pihak suatu teknologi misalnya smartphone harus bisa memuaskan
konsumennya dengan berbagai produk-produknya karena jika konsumennya puas tidak
dipungkiri konsumen akan kembali mempercayai smartphone tersebut sebagai pilihannya. Dan tentunya brand smartphone tersebut akan semkin baik dimata
konsumen.
C. Testing
Whitebox dan Blackbox
Apa
yang dimaksud dengan Whitebox? Apa yang dimaksud dengan blackbox? Sebuah
teknologi sebelum diperkenalkan kepada masyarakat akan mengalami pengujian atau
testing terlebih dahulu. Testing tersebut biasa disebut atau dikenal dengan
testing whitebox dan testing blackbox. Testing whitebox merupakan pengujian
yang didasarkan pada pengecekan terhadap detail perancangan, menggunakan
struktur kontrol dari desain program secara procedural untuk membagi pengujian
ke dalam beberapa kasus pengujian. Secara sekilas dapat diambil kesimpulan
white box testing merupakan petunjuk untuk mendapatkan program yang benar
secara 100%. Sedangkan testing blackbox yaitu Sedangkan testing blackbox
merupakan pengujian yang dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data
uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak.
Tujuan
dari testing whitebox yaitu untuk menguji semua keputusan logical, menguji
seluruh Loop yang sesuai dengan batasannya, dan menguji seluruh struktur data
internal yang menjamin validitas. Sedangkan tujuan dari testing blackbox yaitu
untuk menemukan fungsi yang tidak benar atau hilang, menemukan kesalahan pada
interface, menemukan error pada struktur data atau akses database eksternal,
menemukan error pada kinerja, menemukan error pada saat inisialisasi dan
terminasi, menemukan kesensitifan sistem terhadap nilai input tertentu, dan
menemukan batasan dari suatu data.
D. Maturity of Product
Maturity
of product atau yang biasa dikenal dengan sebutan Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) adalah suatu konsep penting yang
memberikan pemahaman tentang dinamika kompetitif suatu produk teknologi.
Seperti halnya dengan manusia, suatu produk teknologi juga memiliki siklus atau
daur hidup. Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) ini yaitu suatu grafik
yang menggambarkan riwayat produk teknologi sejak diperkenalkan ke pasar sampai
dengan ditarik dari pasar . Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle) ini
merupakan konsep yang penting dalam pemasaran karena memberikan pemahaman yang
mendalam mengenai dinamika bersaing suatu produk teknologi. Konsep ini
dipopulerkan oleh levitt (1978) yang kemudian penggunaannya dikembangkan dan
diperluas oleh para ahli lainnya. Adapun tahap-tahap yang digunakan dalam
Siklus Hidup Produk. Tahap-tahap ini dibagi menjadi empat tahap penggolongan,
yaitu introduction, growth, maturity dan decline.
1.
Tahap Perkenalan (introduction)
Pada tahap
ini, barang mulai dipasarkan dalam jumlah yang besar walaupun volume
penjualannya belum tinggi. Ciri-ciri umum tahap ini adalah penjualan yang
masih rendah, volume pasar berkembang lambat (karena tingginya market
resistance), persaingan yang masih relatif kecil, tingkat kegagalan relatif
tinggi, masih banyak dilakukan modifikasi produk dalam pengujian dan
pengembangannya (karena problem yang timbul tidak seperti yang diramalkan dan
mungkin pula disebabkan pemahaman yang keliru tentang pasar), biaya produksi
dan pemasaran sangat tinggi, serta distribusi yang masih terbatas.
2.
Tahap
pertumbuhan (growth)
Dalam tahap pertumbuhan ini, penjualan dan laba akan
meningkat dengan cepat. Karena permintaan sudah sangat meningkat dan masyarakat
sudah mengenal barang bersangkutan, maka usaha promosi yang dilakukan oleh
perusahaan tidak seagresif tahap sebelumnya. Di sini pesaing sudah mulai
memasuki pasar sehingga persaingan menjadi lebih ketat. Cara lain yang dapat
dilakukan untuk memperluas dan meningkatkan distribusinya adalah dengan
menurunkan harga jualnya. Tahap ini sendiri dapat dibedakan menjadi dua
kelompok, yaitu : Rapid Growth ditandai dengan melonjaknya tingkat penjualan
perusahaan dengan cepat karena produk telah diterima dan diminta oleh pasar,
dan Slow
Growth ditandai dengan penjualan masih meningkat, namun dengan
pertumbuhan yang semakin menurun. Sebagian besar pasar telah dijangkau, karena
produk perusahaan telah digunakan oleh mayoritas konsumen. Situasi ini akan
menyebabkan perusahaan mulai memperbarui produknya agar dapat mempertahankan
penjualannya.
3.
Tahap kedewasaan (maturity)
Pada tahap kedewasaan ini kita
dapat melihat bahwa penjualan masih meningkat dan pada tahap berikutnya tetap. Tahap ini ditandai dengan tercapainya
titik tertinggi dalam penjualan perusahaan. Normalnya tahap ini merupakan tahap
terlama dalam Product Life Cycle. Hal ini disebabkan pada tahap ini pemenuhan
inti kebutuhan oleh produk yang bersangkutan tetap ada. Sebagian besar produk
yang ada saat ini berada dalam tahap ini, karena itu sebagian besar strategi
pemasaran ditujukan untuk produk-produk dalam tahap ini. Strategi pemasaran
kreatif yang digunakan untuk memperpanjang daur hidup suatu produk disebut
innovative maturity.
Umumnya tahap ini terdiri dari tiga tingkatan. Tingkat pertama
disebutgrowth maturity,
yaitu pertumbuhan penjualan mulai berkurang yang disebabkan oleh dewasanya
distribusi. Tidak ada lagi saluran distribusi baru yang bisa ditambah. Dalam
tingkat kedua, stable maturity, penjualan menjadi mendatar yang disebabkan oleh
jenuhnya pasar. Sebagian konsumen potensial telah mencoba produk baru yang
ditawarkan perusahaan. Pada tingkat ketiga, decaying maturity, penjualan mulai menurun dan konsumen mulai bergerak ke
produk lain atau produk substitusi.
4.
Tahap
kemunduran (decline)
Hampir semua jenis barang yang dihasilkan oleh perusahaan
selalu mengalami kekunoan atau keusangan dan harus di ganti dengan barang yang
baru. Dalam tahap ini, barang baru harus sudah dipasarkan untuk menggantikan
barang lama yang sudah kuno. Meskipun jumlah pesaing sudah berkurang tetapi
pengawasan biaya menjadi sangat penting karena permintaan sudah jauh menurun. Penurunan penjualan ini disebabkan
oleh faktor-faktor seperti perubahan selera pasar, produk substitusi diterima
konsumen (baik dan dalam negeri maupun dan luar negeri), dan perubahan
teknologi. Perusahaan akan mengeksploitasi produknya sebelum memutuskan untuk
menghapusnya dan jajaran lini produk yang ditawarkan. Semuanya ini
mengakibatkan menghebatnya persaingan harga, kelebihan kapasitas, dan laba
perusahaan menghilang. Namun produk yang memasuki tahap decline bukan berarti
sudah tidak menguntungkan lagi. Ada kemungkinan justru menguntungkan bagi
perusahaan yang masih bertahan di pasar, karena dapat memanfaatkan sisa-sisa
konsurnen yang sudah ditinggalkan pesaing. Pada tahap ini produk hanya akan
memenuhi kebutuhan pasar inti, sehingga konsumen cenderung spesialis.
E.
Matriks ruang dan waktu
Pada konsep teknologi, biasanya terdapat sistem kerjasama
di lingkungan hidup. Sistem kerjasama tersebut biasanya dikelompokkan
berdasarkan matriks ruang dan waktu. Diantaranya, yaitu: tempat
sama waktu sama atau tatap muka, tempat sama waktu berbeda atau interaksi asinkron, tempat berbeda waktu sama
atau sinkron tersebar, tempat berbeda waktu berbeda atau asinkron tersebar.
Contoh
dari keempat sistem kerja tersebut misalnya: tempat yang sama waktu sama (ruang kelas, ruang rapat, dll), tempat yang
sama namun waktu berbeda (perjadwalan proyek, alat bantu koordinasi, dll),
tempat berbeda namun waktu sama (Shared editors, video windows, dll), tempat
berbeda waktu berbeda (Email, bulletin boards, konfrensi, dll).
Referensi:
Langganan:
Postingan (Atom)

